I.
A. Diagnosa dengan perabaan pada area sekitar perut dan anggota tubuh lainnya.
B. Penusukan dangkal dengan kabel Ion yang dijepitkan pada jarum pada area tangan dan kaki sesuai dengan diagnosa sebelumnya.
C. Bagi yang takut dengan jarum digunakan metode alternatif lainnya dengan menggunakan warna, suara, moxa, dan titik buka.
B. Penusukan dangkal dengan kabel Ion yang dijepitkan pada jarum pada area tangan dan kaki sesuai dengan diagnosa sebelumnya.
C. Bagi yang takut dengan jarum digunakan metode alternatif lainnya dengan menggunakan warna, suara, moxa, dan titik buka.
II.
A. Moxa yang diletakkan pada pangkal jarum digunakan untuk area punggung.
B. Penusukan dangkal lainnya juga dilakukan di area leher dan bahu yang dianggap sebagai titik-titik yang reaktif.
B. Penusukan dangkal lainnya juga dilakukan di area leher dan bahu yang dianggap sebagai titik-titik yang reaktif.
III.
Latihan sederhana untuk mengoreksi struktur tubuh, seperti misalnya Sotai, yang biasanya dikombinasikan dengan moxa.
IV.
A. Pemasangan jarum intradermal, khususnya di area daun telinga, namun bisa juga di area tubuh lainnya atau pada area tangan.
B. Moxa langsung pada area tubuh.
C. Saran untuk melakukan terapi di rumah termasuk moxa atau penggunaan “press tack”.
B. Moxa langsung pada area tubuh.
C. Saran untuk melakukan terapi di rumah termasuk moxa atau penggunaan “press tack”.